Rabu, 29 Agustus 2012

Ketidakpastian yang berjarak


Aku tak akan menyalahkanmu atas ketidakmampuanku melupakan kamu
karena kukatakan sekali lagi, aku punya pilihan..
dan aku memilih untuk menjadi bodoh
bodoh untuk tetap menjaga kamu dalam setiap doa-doaku
bodoh untuk tetap melekatkan kamu dalam setiap jengkal ingatanku

silakan kamu menjaganya
aku akan menjagamu lewat doa
silakan kamu bahagia dengan dia
dan biarkan aku bahagia dengan bayangmu
entah sampai kapan....


Aku berteman baik dengan hujan
Dengan hujan yang pernah mempertemukan takdirku kepada kamu
Dengan hujan yang pernah mengajarkanku mencintai kamu tanpa ragu
Dengan hujan yang pernah menemaniku mengeja namamu disaat rindu
Dengan hujan yang kini tengah menguatkan aku untuk rela  melepas kamu


Terima kasih untuk "kamu"...

Aku dan kamu mungkin memang tak pernah mengenal kita
Duniaku masih beraroma embun, sedang duniamu telah berada dalam rengkuhan senja
Bukan salah siapa-siapa ketika aku dan kamu hanya bergulir tanpa pernah saling menemukan
Mungkin memang semesta telah merencanakan demikian


Bagaimana kabarmu sekarang?