Selasa, 29 November 2011

Pulang…..


Apa yang terlintas dalam benak kalian saat mendengar kata itu diucapkan?
Kenangan apa yang tergambar dalam slide memory kalian?
Perasaan apa yang tiba-tiba muncul dalam hati kalian?
Apakah pulang adalah ketika kita masih mengenakan seragam sekolah, berjalan memasuki pelataran rumah, membuka pintu, mengucap salam, dan mengucap “aku pulang..”

[Kenapa aku musti repot bertanya-tanya pada kalian atau bahkan pada diriku sendiri tentang apa itu pulang..apa aku sudah lupa? Entahlah…………aku sendiri tak mengerti mau menulis apa..]

Dulu, aku merasa pulang saat aku masih mengenakan seragam sekolahku kemudian aku kembali bertemu dengan rumah tempat tinggalku..maka saat itulah aku pulang. Pulang adalah ketika aku berlari menuju rumah seusainya aku kembali dari bermain bersama teman-teman. Pulang adalah kembali melihat rumah….

Sekarang…??? Pulang lebih dari sekedar kembali melihat rumah..pulang lebih terasa seperti…..ya, di sinilah aku seharusnya berada. Kembali bertemu kehangatan, kembali merasa aman, kembali bertemu mereka….keluarga.
 Ya.. pulang adalah kembali bertemu keluarga.

Entahlah, saat ini aku hanya rindu pulang….aku rindu ayah dan ibu…

Hai kamu...


Hai kamu yang ada di sana… bagaimana kabarmu? Apa kamu telah melupakanku? Tunggu…aku tau kamu mau menjawab apa. Aku berani bertaruh, kamu pasti akan segera menjawab pertanyaanku dengan mengutip quote favoritku, “ Me? Forget? Never! ”… iya kan “Peter”?

Ya, kamu akan slalu menjawab seperti itu ketika kulontarkan pertanyaan yang sama. Sama seperti yang diucapkan Peter kepada Wendy ketika gadis itu bertanya, Peter, you won't forget me, will you??” …

Karena peterpan, kita berdua pernah sama-sama berujar tak ingin menjadi dewasa, tetap menjadi anak-anak dan terus bermain..di neverland mungkin, bersama peter dan tinkerbell.. 

Betapa konyolnya keinginan itu.. suatu keinginan yang jelas-jelas tak akan mungkin terwujud..namun kita bahagia karena itu bukan??

Saat itu kita tak lagi anak-anak, namun kita bahagia berperan menjadi anak-anak. Saat itu kita berpikir, biarlah berjalan seperti itu selagi semesta dan waktu masih mengizinkan, sebelum kedewasaan menjemput paksa.. dan benar, kamu tau pasti bagaimana aku malah menjadi takut untuk menjadi dewasa…

Aku masih ingat, kamu hanya tersenyum ketika aku berkata, “aku pengen terbang ke neverland, ketemu Peter sama Tinkerbell.”  Namun aku yakin saat itu kamu juga mengamini keinginanku kan?

Aku merasa benar-benar menjadi anak-anak bukan ketika aku masih berusia anak-anak, namun ketika aku bersama kamu. Saat bersamamu lah aku menjadi apa yang aku inginkan, aku bahagia dengan apa yang aku lakukan, meski bagi sebagian orang itu tidak masuk akal. Namun di matamu aku masih “anak-anak” yang normal, bukan? Tentu saja, karena kamu masuk pada kategori “anak-anak” yang lebih tak masuk akal..
Bagaimana tidak, kamu ingat pernah berniat mengajakku liburan ke Amazon untuk berburu Stitch, tokoh kartun favoritmu itu... [walau itu cuma bercanda]

Ya masa-masa itu, masa dimana aku bahagia dengan ‘nemo’ku dan kamu dengan ‘stitch’mu…dan kita dengan coffee..

hai kamu...(masihkah?) sahabatku

Jumat, 11 November 2011

Jadi..gini rasanya..

Huff…. Jadi gini ya rasanya jadi anak kuliahan. No..no.. gue udah nggak lagi menyandang predikat sebagai mahasiswa baru (yang baru ospek, baru kenalan sama dosen, baru kenalan sama jadwal kuliah yang seenak udel dosennya, baru dapat tugas kuliah yang udah kaya cemilan, dan baru-baru semacamnya..gue udah nggak lagi).
Kenapa nggak?? Karena gue sudah semester 3. So, hal-hal tersebut di atas udah bukan lagi hal baru buat gue. Gue udah terbiasa, layaknya makan tiga kali sehari, mandi dua kali sehari, tidur 7-8 jam sehari semalam bagi orang normal, “mungkin”, karena gue sendiri nggak yakin apa gue ini masuk kategori normal apa nggak dengan makan seenak udel, mandi seenak udel, dan tidur juga seenak udel, silahkan Anda definisikan sendiri termasuk spesies apa gue ini. Lantas, kenapa setelah 1,5 taon ini gue jadi penghuni kampus Perguruan Tinggi (biar keren maksudnya, biar kelihatan intelek gitu..padahal ya…ehem #abaikan) gue baru ngerasain jadi anak kuliahan?? Hellooo…kemane aje lo 1,5 taon jadi mahasiswa??? Bukan..bukan seperti yang anda bayangkan (emang gue tau gitu??).
Gue  (menurut definisi gue tentunya) masih tergolong mahasiswa yang baik-baik sayang, eh.. baik-baik saja maksudnya. Gue masuk kuliah tepat waktu (kadang-kadang, he), ngerjain tugas dari dosen (kalo sempet), ndengerin penjelasan dosen dengan baik (kalo ga ketiduran di kelas) dan lain sebagainya selayaknya mahasiswa teladan lainnya (bagi yang udah nggak tahan untuk ngegampar gue, silahkan bikin antrian..haha). #percayalah, yang tertera di atas hanya tokoh fitnah belaka, nggak ada di skenario, beneran..kalo nggak percaya ntar deh nonton aja filmnya “Donald bebek jumpalitan”..di jamin ga bakalan ada (ya iyalah)# 
Jadi gini nih, hari, malam, menit, detik ini, gue (dan mungkin temen2 satu kosan gue) bener-bener baru ngeh “berat”nya jadi mahasiswa dengan segala tugas, konsekuensi, dan tetek bengeknya itu. Waktu nulis ini gue lagi ngeliatin temen-temen gue pada nglembur tugas dari dosennya yang nggak kira-kira (ya, ga tau kira-kira mpe kapan selesainya saking ribet & banyaknya). Loh loh..kenapa gue cuma ngeliatin? Emang gue nggak punya tugas sendiri? (itu harapan terbesar gue saat ini). Tentu aja gue punya dan nggak kalah banyaknya. Cuman gara2 gue udah blank, jadinya ya gue anggurin sementara tuh tugas..hehe (ngeles truuuss..). Perlu Anda sekalian ketahui ini udah hampir pagi, tinggal nungguin ayam berkokok aja (berhubung di kos gue ga ada yang punya ayam, jadi silahkan nunggu ampe jamuran dan lumutan sekalian), dan kami masih aja “setia” berkemelut dengan tugas2, kertas dimana2, laptop yang (mungkin) udah teriak2 mohon2 dengan segala kerendahan hati sampe sujud2 buat dimampusin aja. Dan ini bukan pemandangan baru lagi. Ini mungkin udah jadi rutinitas, kebiasaan, yang kalo ga terjadi malah kaya ada sesuatu yang hilang…(halaah gaya lo tuh, cuiih).
Dan dengan kondisi yang hampir selalu seperti ini, bukan nggak mungkin ya jenuh bakalan dateng nggak dijemput, pulang nggak di anter (lo pikir Jaelani..jaelangkung woiii..!!). Dan tadaaaa… saat-saat seperti inilah yang cocok buat si jenuh itu buat dateng, mencoba mengobrak-abrik segala benteng pertahanan. Mungkin bener ya, semester 3 tuh titik jenuhnya orang kuliah (ini yang gue rasain dan gue belum tau apa yang bakalan terjadi semester berikutnya). Perasaan udah ga tahan, bosen, muak, marah, pengen nyerah selalu membayangi kalo lagi musim tugas banyak, UTS, UAS, ya kaya sekarang ini lah.Jadi ini yang gue maksud ngerasain jadi anak kuliahan, ya jenuh dan beratnya ini.
Dulu waktu SMA, ngebayangi jadi anak kuliahan tuh enak ya, pake baju bebas, bolos nggak dilarang, nggak bakalan lagi berangkat jam 7 pagi pulang jam 2 siang, jadi orang gede, bebas nggak dikekang sana-sini, dsb. Gue atau bahkan mungkin  kita cuman ngebayangin enaknya aja, kaya yang kelihatan di tipi-tipi itu, kita nggak sadar kalo kita mengabaikan “nggak enaknya”. Dan setelah terjun dan mengalami sendiri, baru ngerasain deh gimana nggak enak & beratnya. Tugas seabrek, jadwal kuliah yang jumpalitan seenak udel dosennya itu, presentasi dimana-mana, dan “keajaiban-keajaiban” lainnya.  (Bukan berarti dengan gue ngoceh kaya gini, berarti gue nyesel kuliah trus nyerah gitu aja ya, yang namanya jenuh kan nggak dosa kali).  Ya terima nggak terima, ya ini lah dunia gue sekarang. Udah nggak zamannya lagi buat nyesel meratapi nasib. Mau nyerah? nanggung, udah hampir setengah jalan. Yang ada, gue harus mantepin tekad buat bertahan dan ngelanjutin semua ini. Jalani dengan sepenuh hati karena ini adalah aset buat masa depan gue. Toh ini semua pilihan gue sendiri, jadi terima konsekuensinya. “Tanggung jawab lo sama hidup lo sendiri” itu yang gue bilang ke diri gue sendiri. Yang selalu gue yakini adalah, apapun yang terjadi, everything will be okay
Ibaratnya nih, gue tuh udah basah keujanan, so..mending ujan-ujanan aja sekalian. Asal jangan cuma dapet masuk anginnya doang, nikmati juga sensasi segernya..hahaha (apaan sih iniiih..)
Trus sekarang gue ngapain lagi nih?? Nglanjuti tugas gue lagi??? Aduuuh…… #tiba-tiba gelap…