Selasa, 29 November 2011

Hai kamu...


Hai kamu yang ada di sana… bagaimana kabarmu? Apa kamu telah melupakanku? Tunggu…aku tau kamu mau menjawab apa. Aku berani bertaruh, kamu pasti akan segera menjawab pertanyaanku dengan mengutip quote favoritku, “ Me? Forget? Never! ”… iya kan “Peter”?

Ya, kamu akan slalu menjawab seperti itu ketika kulontarkan pertanyaan yang sama. Sama seperti yang diucapkan Peter kepada Wendy ketika gadis itu bertanya, Peter, you won't forget me, will you??” …

Karena peterpan, kita berdua pernah sama-sama berujar tak ingin menjadi dewasa, tetap menjadi anak-anak dan terus bermain..di neverland mungkin, bersama peter dan tinkerbell.. 

Betapa konyolnya keinginan itu.. suatu keinginan yang jelas-jelas tak akan mungkin terwujud..namun kita bahagia karena itu bukan??

Saat itu kita tak lagi anak-anak, namun kita bahagia berperan menjadi anak-anak. Saat itu kita berpikir, biarlah berjalan seperti itu selagi semesta dan waktu masih mengizinkan, sebelum kedewasaan menjemput paksa.. dan benar, kamu tau pasti bagaimana aku malah menjadi takut untuk menjadi dewasa…

Aku masih ingat, kamu hanya tersenyum ketika aku berkata, “aku pengen terbang ke neverland, ketemu Peter sama Tinkerbell.”  Namun aku yakin saat itu kamu juga mengamini keinginanku kan?

Aku merasa benar-benar menjadi anak-anak bukan ketika aku masih berusia anak-anak, namun ketika aku bersama kamu. Saat bersamamu lah aku menjadi apa yang aku inginkan, aku bahagia dengan apa yang aku lakukan, meski bagi sebagian orang itu tidak masuk akal. Namun di matamu aku masih “anak-anak” yang normal, bukan? Tentu saja, karena kamu masuk pada kategori “anak-anak” yang lebih tak masuk akal..
Bagaimana tidak, kamu ingat pernah berniat mengajakku liburan ke Amazon untuk berburu Stitch, tokoh kartun favoritmu itu... [walau itu cuma bercanda]

Ya masa-masa itu, masa dimana aku bahagia dengan ‘nemo’ku dan kamu dengan ‘stitch’mu…dan kita dengan coffee..

hai kamu...(masihkah?) sahabatku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar