remember you (again)
Seandainya dentingan hujan mulai melantunkan senandungku untukmu, akankah kau sejenak menutup mata tuk meresapinya?
Seandainya pelangi tlah melukiskan senyumku untukmu di langit sana, akankah kau menengadah tuk menatapnya dengan hatimu?
Seandainya mentari mulai mengisyaratkan kedatangannya, akankah kau meraih tanganku..mengajakkku serta berlari tuk menyambutnya?
Seandainya riuh canda sakura mulai mekar disana, akankah kau berkenan melukis hamparan langit dengan semburat merahnya bersamaku?
Seandainya dentuman petir mulai membuatku menggigil ketakutan, akankah kau mengizinkanku bersembunyi di balik dekap hangatmu?
Seandainya..seandainya kau masih ada disini, masih menjagaku….
Kau slalu mendengar ceritaku namun tidak untuk bisikanku..
Kau slalu bersenandung bersamaku dan bukan mendengar senandungku untukmu..
Kau slalu menatapku namun tak ku temukan bayangan diriku terpantul lewat bening bola matamu…
Kau slalu tersenyum untukku namun benarkah itu terjemah dari dalam hatimu ?
Taukah kau..
Aku tak pernah benar-benar kuat bertahan tanpamu..
Aku tak pernah benar-benar berdiri tegak selain saat berada di sisimu..
Aku tak pernah benar-benar tersenyum kala menyadari kau tak lagi menjagaku..
Aku tak pernah benar-benar mampu melupakanmu...
Taukah kau…
Ketakutan terbesarku adalah bila suatu saat nanti aku benar-benar melupakanmu….
Bila tiba saatnya nanti aku benar-benar melupakan segalanya tentangmu…
Melupakan seberkas senyum yang slalu terlukis di wajahmu..
Melupakan setiap jejak langkah yang terangkai bersamamu..
Melupakan setiap celotehan yang meluncur dari lembut suaramu..
Melupakan setiap rengekan lucu yang terselip diantara sketsa ekspresimu..
Melupakan setiap perhatian yang kau sematkan di antara untaian kata-katamu..
Tunjukkan padaku bagaimana aku akan mampu melupakanmu..
Sedang setiap jengkal bayangmu masih begitu jelas tergambar di setiap jeda ingatanku…
Setahun lalu..masih ingatkah akan pesan yang kau sampaikan pada bangau-bangau kertas penjagaku?
Sungguh aku hanya ingin kau yang akan slalu menjagaku,,,
Sejenak hati ini kembali lelah menangis untukmu
Apakah kau mendengarnya?
Kembali tidak kurasa (sama seperti yang lalu)
15 May 2011 (12.27)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar