Jumat, 18 Februari 2011

Dengarlah senandungku



Aku bersenandung di antara gemericik hujan yang turun dari kaki langit…
Melangkah seiring derai airnya yang mengalir deras…
Mengucap salam pada bulir-bulir kristal yang menggantung di ujung dedaunan, menunggu waktu hingga tiba saatnya jatuh dan menyatu dengan tanah…
Angin berhembus lincah membelai tiap ujung helai rambutku..mengajakku menarikan tarian hujan bersamanya…  
Kusambut uluran tangannya, ku hentakkan kaki mengikuti irama simfoni yang terdengar merdu dari balik nirwana..
Awan-awan dilangit kembali turun mengajak para peri pelukis langit tuk ikut menari bersamaku…
Langit merengek padaku…memintaku mengajaknya turun ke bumi..
Namun kau takkan bisa turun tuk menari bersamaku langitku…
Kan ku titipkan senandung bahagiaku untukmu lewat sayap-sayap mungil para peri pelukismu saat kembali ke pelukannmu nanti…
Biarlah para peri kecilmu yang akan menyanyikan senandung cintaku untukmu..
Biarlah mereka yang akan mengajakmu menari bersama seiring lantunan senandung rinduku untukmu…
Kelak para peri kan melukismu dengan sejuta warna yang tersimpan dibalik gaun dan sayap indah mereka…
Warna-warna yang tlah mereka terjemahkan dari senandung cinta dan rinduku untukmu…
Yang akan membekas dalam setiap kenangan indah bahagiamu…yang akan tergambar dalam setiap sudut senyumanmu…
Biarkanlah warna-warna itu senantiasa berada dalam dekapanmu..
Hingga tiba saatnya nanti kau akan hadir bersama sejuta warna bahagiamu tuk menyapaku..
Dan dari atas sana kau akan menemukanku masih menari sembari melantunkan senandung rinduku  yang selalu untukmu…
Saat itu kau akan tau bahwa aku selalu bahagia untuk bahagiamu langitku….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar