Tetes-tetes butiran air mata yang hanya tertampung tanpa pernah sanggup tercurah dalam untaian panjang kosa kata karena terlalu mudah membuat lidah ini kelu seketika…
Siapa yang patut kupersalahkan???
Pantaskah dirimu? Layakkah ruang dan waktu? Elokkah Tuhan yang tlah mencipta?
Hanya senyap yang kugapai, senyap yang membungkus diri bak teka-teki, menggantung seraya berayun ringan pada ujung ranting kuasa sang Maha Esa…
Kulantunkan senandungku, bukan tuk merayu..hanya saja sebongkah rasa itu tlah terlanjur beku menunggu sapamu…aku tak tau bagaimana merapuhkannya, bahkan diri ini tak bergeming saat segalanya mulai membatu…
Senja yang bergulir, menyusuri tiap lekuk sang waktu, menghantam batas cakrawala, mengubur gelak tawa sang surya…
Tapi sudahlah..tak ada yang salah kala rasa yang mulai angkat bicara..
Dalam remang asa yang meredup
menanti kala merenggutnya dalam gelap legam
-01.20-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar